Describe Some Ingredients #1


   Describe Some Ingredients #1

1. Lobak


Lobak adalah tanaman yang termasuk ke dalam jenis umbi-umbian. Nama ilmiah dari lobak adalah Raphanus sativus. Tumbuhan lobak masuk ke dalam famili Brassicaceae. Lobak juga tergolong ke dalam sayuran cruciferous.

Tumbuhan lobak berasal dari Tiongkok atau Cina. Lobak memiliki nama yang berbeda-beda. Dalam bahasa Hindi, lobak dikenal dengan nama mooli. Di berbagai negara, lobak juga memiliki nama lain seperti Radish, moolangi, mulo, mulanki, dan lainnya.

Lobak memiliki variasi warna seperti putih, merah, ungu, dan hitam. Di antara variasi lobak, lobak putih adalah varian lobak banyak dimanfaatkan oleh orang-orang. Lobak putih memiliki rasa manis dan agak pedas. Lobak putih bisa dimakan mentah seperti pada salad atau jus dan juga bisa diolah menjadi sayuran atau osengan.
Kandungan zat gizi lobak putih

Lobak putih mengandung zat-zat gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan zat gizi makro yang ada di dalam lobak putih di antaranya adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Meski tidak banyak, lobak putih juga memiliki kalori.

Tanaman lobak putih mengandung potasium dalam jumlah yang sangat banyak. Lobak putih juga mengandung mineral lain seperti sodium, kalsium, zat besi, dan magnesium. Beberapa vitamin yang ada di dalam lobak putih yaitu vitamin C dan vitamin B kompleks.

2.Terung


Terung (Solanum melongena, di pulau jawa lebih dikenal sebagai terong) adalah tumbuhan penghasil buah yang dijadikan sayur-sayuran. Asalnya adalah India dan Sri Lanka . Terung berkerabat dekat dengan kentang dan leunca, dan agak jauh dari tomat.

Terung ialah turna yang sering ditanam secara tahunan. Tanaman ini tumbuh hingga 40–150 cm (16-57 inci) tingginya. Daunnya besar, dengan lobus yang kasar. Ukurannya 10–20 cm (4-8 inci) panjangnya dan 5–10 cm (2-4 inci) lebarnya. Jenis-jenis setengah liar lebih besar dan tumbuh hingga setinggi 225 cm (7 kaki), dengan daun yang melebihi 30 cm (12 inci) dan 15 cm (6 inci) panjangnya. Batangnya biasanya berduri. Warna bunganya antara putih hingga ungu, dengan mahkota yang memiliki lima lobus. benang sarinya berwarna kuning. Buah tepung berisi, dengan diameter yang kurang dari 3 cm untuk yang liar, dan lebih besar lagi untuk jenis yang ditanam.

Cara menanam tanaman terung adalah disemai, setelah tumbuh 4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu). Panen dimulai pada 70-80 hari setelah semai selanjutnya setiap 5 hari.

Dari segi botani, buah yang dikelaskan sebagai beri memiliki banyak biji yang kecil dan lembut. Biji itu dapat dimakan tetapi rasanya pahit karena mengandung nikotin, sejenis alkaloid yang banyak dikandung tembakau.

3.Zuccihini



Zukini (dari bahasa itali, Zucchini (tunggal) atau zucchina (jamak)) adalah sejenis labu kecil yang buahnya di panen sebelum matang untuk dijadikan sayuran. Sayuran ini merupakan salah satu bentuk budidaya dari Cucurbita pepo. Di Prancis, Inggris, dan negara-negara Benulex sayuran ini lebih populer sebagai courgette (dibaca "kurzet"). Warna luar buahnya bisa kuning serta hijau tua atau muda. Bentuknya biasanya mirip mentimun, meskipun ada pula yang berbentuk bulat atau seperti botol, tergantung kultivarnya.

Sayuran ini relatif baru dikenal di Indobesia(paruh kedua abad ke-20), meskipun populer dalam masakan Eropa. Penggunaan zukini biasanya mirip seperti belustru, gambas(oyong) atau beligo, yaitu disayur dengan kuah encer. Di beberapa tempat, zukini dipotong-potong lalu di goreng. Zukini jarang dimakan secara segar (tanpa diolah).

Selain dari segi Nutrisi, manfaat lain dari zucchini bagi kesehatan tubuh belum begitu banyak dipelajari, akan tetapi ada beberapa studi tentang manfaat labu ini terhadap hewan percobaan. Selain itu studi-studi yang telah dilakukan lebih melihat labu secara keseluruhan bukan spesifik hanya zucchini. Sebagai antioksidan zucchini merupakan sumber yang baik dari mangan, Vitamun C dan Vitamin A yang merupakan antioksidan. Selain itu terdapat juga kandungan antioksidan lain seperti lutein dan zeasanthin. Aktivitas zat antioksidan dalam zucchini termasuk yang stabil, yang terbukti dari hasil studi terhadap keaktifan antioksidan zucchini yang telah dibekukan. Untuk mendapatkan manfaat yang menyeluruh dari antioksidan dalam zucchini maka ada baiknya kita mengkonsumsinya tidak hanya dagingnya saja tetapi juga kulit dan bijinya.

Komentar

Postingan Populer